Pengertian Dari Ejakulasi Dini Adalah

Apa itu ejakulasi dini?

Pengertian Dari Ejakulasi Dini > Ejakulasi merupakan pelepasan dari sperma dan cairan semen melalui penis. Idealnya, seorang pria akan memerlukan proses melalui dari rangsangan seksual hingga mengalami ejakulasi. Dikutip dari Mayo Clinic, ejakulasi dini merupakan kondisi ketika pria berejakulasi lebih cepat dari yang diharapkan ketika berhubungan seksual.

Keluarnya air mani dapat terjadi sebelum berhubungan seksual, misalnya saat baru memulai foreplay. Sebagian pria juga ada yang mengalaminya ketika baru melakukan penetrasi ke vagina bahkan beberapa saat setelah penetrasi dilakukan.

Atau bisa juga karena hilangnya kontrol terhadap orgasme. Sebenarnya kehilangan kontrol terhadap ejakulasi akan menjadi wajar jika hanya sesekali terjadi. Seperti halnya pria yang sudah lama tidak mengalami ejakulasi, sangat mungkin mengalami orgasme lebih cepat dikarenakan hasratnya yang sangat menggelora.

Ejakulasi dini terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Ejakulasi dini primer, adalah ejakulasi dini yang selalu dialami oleh seorang pria sejak dia pertama kali melakukan hubungan intim atau setiap kali berhubungan intim.
  • Ejakulasi dini sekunder, yaitu saat ejakulasi dini terjadi pada seorang pria yang sebelumnya memiliki riwayat ejakulasi normal atau tanpa masalah ejakulasi.

Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini biasanya disebabkan oleh 2 faktor yakni faktor psikologis dan faktor fisik. Contoh penyebab dari psikologis diantaranya diakibatkan dari stres, depresi, atau rasa cemas. Sedangkan penyebab penyebab dari faktor fisik dari ejakulasi dini dapat berupa: Gangguan hormon tiroid, prostat, refleks atau bisa dari Gangguan hormon lainnya

Gejala Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini ditandai ketika seorang pria terlalu cepat mencapai klimaks (mengeluarkan sperma) ketika berhubungan intim.

Pengobatan Ejakulasi Dini

Untuk pengobatan biasanya dokter akan mencari tahu terlebih dahulu apa penyebab dari ejakulasi dini dengan memeriksa riwayat kesehatan sipenderita, juga termasuk kondisi psikologisnya. Dan apabila tidak ditemukan masalah dari sisi psikologis penderitamaka dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan darah dan tes urine.

Ada beberapa cara untuk menangani ejakulasi dini, antara lain dengan:

  • Penanganan secara mandiri
  • Menggunakan obat-obatan dari dokter
  • Melakukan konseling ke psikiater sebaiknya bersama pasangan

Pengobatan ejakulasi dini juga dapat dilakukan di sendiri, misalnya dengan memakai kondom tebal untuk menurunkan sensitivitas penis. Hal ini dikarenakan, penanganan terkait ejakulasi dini tidak harus selalu ditangani oleh dokter. Namun, apabila usaha sendiri tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkan, maka sebaiknya anda berkunsultasi dengan dokter agar diberikan perawatan baik dengan obat-obatan ataupun terapi.

selengkapnya

tokopedia shopee Bukalapak lazada

Tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.